Apa itu Volcker Rule ?




Pengertian Volcker Rule 


Volcker Rule adalah sebuah Peraturan yang membatasi perdagangan spekulatif yang dapat dilakukan oleh bank-bank dengan akun milik mereka sendiri yang dapat berpotensi merugikan nasabah dari bank tersebut, peraturan ini melarang bank besar menggunakan simpanan nasabah mereka untuk berdagang demi keuntungan mereka sendiri. Dalam aturan ini bank tidak diperbolehkan menggunakan dana Federal deposit insurance corporation untuk hedge fund atau dana ekuitas swasta, aturan ini dibuat agar bank-bank investasi seperti Morgan Stanley, Goldman Sachs, dan lainnya memanfaatkan dana talangan dari The Fed, dan bertujuan melindungi deposan bank ritel, hal ini menyebabkan penolakan paling keras dari JP Morgan karena dapat mengakibatkan penurunan laba bank tersebut dan sejenisnya, sehingga Volcker Rule ini beberapa kali mengalami penundaan, selain itu juga terus mengalami perubahan namun dengan tujuan dasar yang sama yaitu untuk membatasi pengambilan risiko ekstrim di Wall Street yang dilakukan oleh lembaga-lembaga penyimpanan dana nasabah yang dapat memicu krisis keuangan, namun ada beberapa pengecualian yang diberikan kepada bank antara lain bank dapat melakukan kegiatan jual beli obligasi jika menggunakan dana miliknya sendiri yang menciptakan pasar dengan tujuan untuk meningkatkan likuiditas sehingga mempermudah pembelian dan penjual investasi oleh pelanggannya, Volcker Rule juga mengecualikan perdagangan terhadap sekuritas pemerintah yang berhubungan dengan pembuatan atau penjaminan pasar dengan ketentuan aktivitas ini tidak melebihi permintaan pelanggan jangka pendak saja.


kalo ditinjau secara istilah Volcker rule merupakan istilah yang berakaitan dengan kebijakan proteksi pemerintah dalam hal industry keuangan. Kebijakan ini diambil oleh pihak pemerintah federal amerika serikat untuk melarang bank untuk melakukan kegiatan investasi tertentu dengan dana mereka sendiri dan membatasi transaksi keuangan bank dengan dari dana lindung nilai dan dana ekuitas pihak swasta atau closed fund. banyak juga dari Bank umum yang melakukan proprietary trading telah meningkatkan penggunaan derivatif sebagai cara untuk mengurangi risiko, tetapi ini sering menyebabkan peningkatan risiko di area lain. Jadi, Volcker Rule melarang bank dan entitas milik bank untuk terlibat dalam perdagangan hak milik atau bahkan berinvestasi, atau memiliki dana lindung nilai atau dana ekuitas swasta. Dari sudut pandang pembuatan pasar, bahwa bank berfokus untuk membuat nasabah senang dan kompensasi didasarkan pada komisi. Tetapi dari sudut pandang proprietary trading bahwa nasabah tidak relevan, dan bank berhak atas semua keuntungan. Pemisahan kedua fungsi tersebut akan membantu bank menjadi objektif dalam menjalankan kegiatan yang menguntungkan para nasabah dan membatasi benturan kepentingan.


Sejarah Volcker Rule


Asal Volcker Rule sendiri berasal dari tahun 2009 ketika ekonom dan mantan Ketua Fed Paul Volcker mengusulkan sebuah peraturan sebagai tanggapan atas krisis keuangan yang sedang berlangsung dan setelah bank-bank terbesar di negara itu mengumpulkan kerugian besar dari senjata perdagangan mereka yang bertujuan untuk melarang bank berspekulasi di pasar. Volcker pada akhirnya berharap untuk membangun kembali kesenjangan antara perbankan komersial dan perbankan investasi. namun meskipun bukan bagian dari proposal awal Presiden Barack Obama untuk perombakan keuangan, Volcker Rule disahkan oleh Obama dan ditambahkan ke proposal oleh Kongres pada Januari tahun 2010. Pada bulan Desember tahun 2013, lima agen federal menyetujui peraturan akhir yang membentuk Volcker Rule. Lma Federal tersebut seperti, Dewan Gubernur Sistem Cadangan Federal, Perusahaan Penjamin Simpanan Federal, Kantor Pengawas Mata Uang, Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas dan Komisi Sekuritas dan Bursa.


Untuk mengenai masalah ketantuan setra aturan yang di lontarkan oleh Paul Volcker yang kemudian disahkan sebagai sebuah UU yang diangap sebagai sebuah bagian dari undang undang Reformasi Wall Street yang banyak menuai Pro dan kontra dari partai republic di Konggres dan lembaga perbankan terutama bank bank besar yang merasa di batasi aktifitas operasinya oleh keberadaan UU tersebut, Namun sebanarnya pada akhirnya tetap disahkan konggres setra di tandatangani oleh Presiden Barack Obama pada masa itu, dimana aturan ini mulai berlaku tanggal 1 April 2014 dan akan implemetasi sekaligus berlaku penuh pada Bank pada tanggal 1 Juli 2015 sampai sekarang namun kemungkinan sudah banyak sekali perubahaan didalamnya.


Peraturan ini dinamakan setelah mantan ketua Federal Reserve yakni Mr Paul Volcker mengatur bagian 619 dari UU Reformasi Dodd-Frank Wall Street dan UU perlindungan konsumen yang disahkan pada tahun 2010. Aturan ini mencakup dua konten dasar, seperti:


  • Dilarang keras bagi bank untuk menggunakan milik mereka sendiri, yakni modal untuk melakukan transaksi perdagangan eksklusif. Melarang sponsor, kepemilikan, atau hubungan dengan dana lindung nilai atau dana ekuitas swasta, kecuali dalam keadaan luar biasa.

  • Volcker Rule juga melarang bank untuk berpartisipasi dalam kegiatan bebas pajak jika itu mengarah pada konflik kepentingan dengan pelanggan atau mitra bisnis, atau menimbulkan risiko tingkat tinggi terhadap strategi bisnis, keamanan, dan sistem keuangan bank.


selain itu dari Aturan tersebut juga memisahkan bisnis perbankan investasi, saham, dan aset pribadi di sebuah lembaga keuangan dari pinjaman. Dengan demikian maka bank tidak diperbolehkan untuk secara bersamaan memainkan peran konsultasi dan pinjaman kepada para nasabah. Setiap bank memiliki waktu hingga tanggal 21 Juli 2015 untuk mengikuti aturan ini. Lima lembaga yang menyetujui seperangkat aturan ini yaitu Fed, Opportunity Cost of Capifal (OCC), Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC), Securities and Exchange Commission (SEC), dan Commodity Futures Trading Commision (CFTC). Meskipun Volcker Rule ini disahkan sebagai bagian dari Dodd-Frank Act pada 2010, tetapi aturan tersebut sulit diterapkan karena ada tentangan kuat dari bank. Mr Paul Volcker penulis utama aturan tersebut, beliau mengatakan dan berharap penyesuaian tersebut akan membantu tahapan proses pemulihan kredit dan kepercayaan pada bank komersial.




Ketentuan Volcker Rule


Sebenarnya untuk Aturan dari volcker rule ini masih tergolong memungkinkan bank untuk melanjutkan pembuatan pasar, penjaminan emisi, lindung nilai, perdagangan sekuritas pemerintah, terlibat dalam kegiatan perusahaan asuransi, menawarkan dana lindung nilai dan dana ekuitas swasta, dan bertindak sebagai agen, pialang atau kustodian. Bank dapat terus menawarkan layanan ini kepada pelanggan mereka untuk menghasilkan keuntungan. Namun, bank tidak dapat terlibat dalam aktivitas ini seandainya hal itu akan menciptakan konflik kepentingan yang material, mengekspos institusi pada aset berisiko tinggi atau strategi perdagangan, atau akan menimbulkan ketidakstabilan di dalam bank atau dalam sistem keuangan Amerika Serikat secara keseluruhan. namun tetap masih Bergantung pada ukurannya, bank harus memenuhi berbagai tingkat persyaratan pelaporan untuk mengungkapkan rincian aktivitas perdagangan yang tercakup kepada pemerintah. Lembaga yang lebih besar harus mengimplementasikan program untuk memastikan kepatuhan dengan aturan baru, dan program mereka tunduk pada pengujian dan analisis independen. Sedangkan institusi yang lebih kecil diharuskan tunduk pada persyaratan kepatuhan dan pelaporan yang lebih rendah berdasarkan ketentuan yang berlaku.


Peraturan Volcker Rule


Adapun untuk sebuah peraturan yang tertuang di dalam Volcker Rule itu melarang bank untuk menggunakan akun mereka sendiri untuk memperdagangkan derivatif, saham, dan kontrak berjangka komoditas serta opsi mereka. Peraturan tersebut juga mencegah bank atau lembaga penyimpanan yang diasuransikan untuk membeli atau menahan kepemilikan dalam dana lindung nilai atau dana ekuitas swasta dengan sedikit pengecualian, dengan kata lain bahwa aturan ini dimaksudkan untuk mencegah bank mengambil terlalu banyak risiko dengan melarang mereka dengan menggunakan modalnya untuk melakukan jenis investasi ini dalam mendapatkan keuntungan.


Sehingga untuk Argumen dari Volcker Rule bahwa kegiatan perdagangan spekulatif ini tidak menguntungkan bagi para nasabah bank. Volcker Rule juga memungkinkan pihak bank untuk terus mengoperasikan pembuatan pasar, lindung nilai, perdagangan sekuritas pemerintah, penjaminan emisi, terlibat dalam kegiatan perusahaan asuransi, dan menyediakan dana, dana lindung nilai dan dana ekuitas swasta, serta bertindak sebagai agen pialang atau kustodian. Maka bank dapat terus memberikan layanan ini kepada para nasabahnya untuk menghasilkan keuntungan. akan Tetapi bank tidak boleh terlibat dalam kegiatan di atas jika hal itu akan menimbulkan konflik kepentingan yang signifikan, atau memaparkan bank pada aset berisiko tinggi atau strategi perdagangan, atau menciptakan ketidakstabilan di perbankan atau di seluruh sistem keuangan negara Amerika Serikat. Semua ini tergantung pada ukurannya, karena bank harus memenuhi berbagai tingkat persyaratan pelaporan untuk mengungkapkan rincian kegiatan perdagangan mereka kepada pemerintah. Secara umum bahwa persyaratan pelaporan dan kepatuhan lembaga keuangan kecil kurang ketat jika dibandingkan dengan lembaga keuangan besar.


Apa dampak volcker Rule terhadap industri keuangan?


pada dasarnya memang dari beberapa lembaga keuangan terbesar di Amerika serikat yang akan paling terpengaruh oleh undang-undang tersebut, karena memberikan hukuman terberat bagi bank-bank Wall Street. Sehingga hal ini melibatkan tidak hanya produk keuangan derivatif baru, tetapi juga penggunaan kartu debit dan manajemen risiko dalam bisnis hipotek bank itu sendiri. Maka RUU tersebut yang meningkatkan standar risiko dan modal untuk bank dengan aset lebih dari $250 miliar; RUU itu juga mengamanatkan bahwa lembaga keuangan yang menerbitkan hipotek pada sekuritas harus memegang beberapa posisi berisiko mereka sendiri dan tunduk pada inspeksi oleh agen konsumen. namun selain itu di bawah RUU, maka The Fed akan membentuk lembaga perlindungan konsumen, komite untuk mengevaluasi dan sistem keuangan, maka akan memberikan kekuasaan baru yang lebih luas kepada pemerintah, seperti menutup bisnis keuangan yang bangkrut, sehingga Langkah - langkah di atas juga akan meningkatkan transparansi perdagangan derivatif dan membatasi penggunaan modal sendiri oleh perusahaan besar untuk berpartisipasi dalam spekulasi pasar.


Kesimpulan


dari pembahasan diatas tersebut kita dapat mengambil sebuah kesimpulan bahwasannya Volcker Rule merupakan peraturan dari negara Amerika Serikat yang melarang bank untuk melakukan kegiatan investasi tertentu dengan rekening mereka sendiri, dan membatasi transaksi bank dengan dana lindung nilai serta dana ekuitas swasta. Volcker Rule dinamai oleh mantan Ketua Federal Reserve AS yaitu Mr Paul Volcker. Volcker Rule yang diberlakukan pada tahun 2012, itu hanya memberlakukan pembatasan perdagangan eksklusif pada bank komersial saja. Peraturan ini dimaksudkan untuk mencegah bank menggunakan uang mereka sendiri untuk memasang taruhan spekulatif di pasar, dengan cara ini maka tingkat kerugian bank atas transaksi tidak akan secara langsung membatasi kemampuan mereka untuk memberikan pinjaman kepada konsumen dan pebisnis.


*

Post a Comment (0)
Previous Post Next Post